Selamat Berjuang Kawan

By admin
In Muhasabah
Jan 7th, 2016
0 Comments
1166 Views

Setiap pertemuan selalu ada perpisahan, begitulah pepatah yang sudah sering kita dengar. Ya, dimanapun kita berada di dunia ini, pertemuan apapun yang sudah terjadi dunia ini, pada akhirnya juga akan berpisah jua. Semua orang yang berpisah tentu akan merasDSC_0576a kehilangan. Karena sesuatu yang sudah melekat dan familiar di sekitar kita, tiba-tiba menjadi tidak ada. Perpisahan tak hanya sebatas jalinan keluarga, pertemanan, tetapi perpisahan juga terjadi pada materi-materi yang kita miliki. Seperti sepatu, motor, mobil, HP, laptop. Entah berpisah karena memang sudah terpakai lagi atau berpisah karena dijual, ataupun hilang dicuri orang. Semuanya akan berpisah, perpisahan ini harus disikapi dengan baik, sebagai awal dari datangnya pintu-pintu perubahan baru dan menambah kekuatan kita, dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Begitupula hidup ini, pertemuan kita pada dunia saat kita lahir pada titik tertentu akan mengalami perpisahan juga. Tidak tahu berapa lama usia kita didunia ini, tetapi sudah pasti kita akan meninggalkan dunia ini cepat atau lambat. Maka dari itu semua, sesungguhnya kehidupan manusia itu sudah ditentukan jalan-jalannya, kita semua tinggal mengikuti dan mentaati perintah-perintah Allah SWT, Tuhan yang menciptakan kita dan menjauhi dan meninggalkan larangan-larangan. Perintah dan larangan sudah ada dalam Kitab Panduan kita semua AL Quran, dan tata cara atau penyikapan terhadap Al Quran, sudah diterangkan oleh Nabi Terakhir Muhammad SAW dalam masa 23 tahun kenabian beliau.

Pada hari ini, sahabat yang senantiasa menemani dan menyemangati di dalam aktifitas perantauan saya, dengan tiba-tiba harus kembali ke kota kelahirannya. Birul walidain, ya berbakti kepada orang tua adalah tujuan yang sangat mulia dan tentu harus dikedepankan dibandingkan dengan urusan-urusan lain, apalagi hanya sekedar urusan dunia. Jasa orang tua, apalagi Ibu sudah tidak ada bandingannya, Rosullulah pun menyebutkan 3 kali Ibu, baru ayah kita. Oleh karena itu, ketika perintah pulang itu ada tentu sikap anak hanya bisa patuh dan menyetujuinya. Meskipun saya juga tau, Ibu memang tidak pernah eksplisit menyebutkannya, tetapi dengan tanda-tanda ataupun gaya bicara yang ada, seorang anak sudah bisa mengerti pesan sesungguhnya dari Ibu kita. Terima Kasih Kawan, atas dukungannya selama ini, semua ilmu, tenaga, pikiran, dan materi yang sudah diberikan, semoga menjadi jalan untuk keberkahan yang selanjutnya.

Selamat menempuh petualangan yang baru kawan, semoga langkah-langkah yang kita ambil mendapatkan ridho dari Allah SWT. Mengantarkan kita semua menuju, surga yang dijanjikkanNya. Ikuti petunjuk dan jauhi larangan. Semoga kita semua diberikan keistiqomahan dalam menjalani peran kita sebagai manusia di Dunia ini. IMG_20150502_080429

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah terkumpul untuk mencurahkan mahabah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (dakwah di jalan)-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkan ikatan pertaliannya. Ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahaya-Mu yg tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Aamiin. Dan semoga sholawat serta salam selalu tercurah kepada Muhammad, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

facebook comments: