Tidak Semua Harus Jadi Pengusaha (Part 2)

By admin
In Artikel
Nov 3rd, 2015
0 Comments
526 Views

Lanjutan dari artikel Tidak Semua Harus Jadi Pengusaha (Part 1)

  1. Pahami benar kemampuanmu. Kemampuan ini saya bagi menjadi 3: kemampuan ilmu, kemampuan praktik, dan kemampuan modal.
    • kemampuan ilmu, apakah kamu menguasai dan memahami proses bisnis yang anda akan geluti, misal di pertanian: apakah kamu memiliki bekal ilmu cukup dalam keseluruhan proses bertani, mulai dari penyiapan lahan, memilih benih, penanganan hama, panen, dan saat pemasaran. Pun untuk usaha-usaha lainnya, pengalaman ini bisa diperoleh dari sekolah atau aktifitas riil selama bertahun-tahun yang digeluti.
    • Kemampuan Praktik, kemampuan praktik adalah kemampuan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Banyak orang bilang praktik tidak sesuai teori, ya praktik memang perlu ilmu yang lebih tinggi lagi, setingkat lebih tinggi daripada teori, karena dalam praktik ada variable-variabel lain yang berpengaruh terhadap implementasi aktifitas yang kita jalankan. Baik praktik di dunia kedokteran, di dunia perdagangan, IT, pertanian, dll.
    • kemampuan modal, modal ini jangan diartikan hanya sebatas uang, karena uang tetap bakalan diperlukan nanti disuatu titik tertentu, modal yang utama adalah kedua hal yang saya sebutkan diatas, kita harus mampu menghitungkan perputaran bisnis yang akan kita geluti, sekecil apapun bisnis kita modal uang tetap akan diperlukan so pahami benar perputaran cash dalam bisnis, seberapa banyak uang yang kita butuhkan untuk menjalankan bisnis. Berapa jumlah tanggungan hidup kita.
  2. Pahami Model Bisnis. Model bisnis yang paling sederhana adalah terdiri dari 3 tahapan: Input –> Proses –> Output. Input dari mana kita akan memperoleh bisnis: Dagang, Bertani, Jasa, Cetak, dlsb. Proses adalah bagaimana memberikan nilai tambah dari input yang kita peroleh, terakhir adalah output yang merupakan hasil dari proses yang dilakukan. Yang lebih mapan dari model bisnis ini adalah yang dikemukakan oleh Alexander Ostelwalder dalam Bukunya Business Model Generation, membagi model bisnis kedalam 9 Building Block, dalam model bisnis ini kita akan mengetahui dan memahami dengan baik struktur dan pola bisnis yang kita jalankan.AsOwA5I7cH5VqnpfBmvkazIFaWL5qg8ZTKZMwtKERyar
  1. Pahami Fase-Fase Bisnis. Pre-Startup –> Start Up –> Growing –> Scale Up –> Mature –> Decline. Penulis membaginya menjadi 6 tahapan, dari ke enam tahapan ini memiliki teknik-teknik khusus dalam menanganinya, dan tidak ada rumus berapa lama seluruh fase ini akan dijalaninya semua itu tergatung dari ilmu, relasi dan modal kamu.
  1. Pahami Proses Bisnis. Dalam hal menjadi seorang entrepreneur, paling tidak kita harus memahami 3 ketrampilan minimal: Produksi & Riset, HR & Finance, Marketing & Sales. Dalam perusahaan jasa antara produksi dan selling dilakukan dalam satu waktu. Ketiga ilmu tersebut harus anda kuasai sebagai dasar untuk menjalankan bisnis, selanjutnya setelah masuk dalam fase Growing, biasanya ilmu tentang legal akan mulai diperlukan.
  1. Carilah Mentor. Peran mentor ini penting, sebagai guidance kita dan untuk mengalahkan ego kita. Semua pengusaha yang tidak memiliki mentor pasti selalu ingin menang sendiri, selalu ada rasa ingin menguasai, tidak mudah mengendalikan emosi. Peran mentor ini penting sebagai orang yang kita ambil jalan hidupnya dan kita tiru perilakunya.
  1. Pahami Agamamu dengan baik. 9 pintu rezeki dari perniagaan, begitupula 9 pintu neraka juga muncul dari perniagaan. Berbisnis jika tidak menggunakan petunjuk dan tuntunan yang benar justru akan merusak kehidupan kita, mempersulit hisab kita saat datang yaumul akhir. Hasil dari berbisnis ini yang nanti akan masuk kedalam tubuh kita, tumbuh bersama keluarga dan anak-anak kita. Karena Rasulullah sudah memberikan pesan kepada kita semua bahwa barangsiapa di dalam tubuh kita masuk barang halal, tidak akan mencium bau surga, na’udzubillah summa na’udzubillah. Semoga kita semua terselamatkan dari harta-harta harta haram dan diberikan keberkahan dalam rezeki yang kita dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

facebook comments: