Belajar Al Quran

By farisbudi
In Muhasabah
Aug 14th, 2014
0 Comments
598 Views
Siang yang terik, membuat saya agak malas untuk keluar ruangan, dalam ruang yang cukup tenang saya teringat akan pesan seorang teman, untuk terus mempelajari Al Quran, karena belajar Al Quran itu, ngaji yang paling baik katanya. Ya, setelah setahun berlalu, saya mencoba flashback akan pesan dari teman saya.
Al Quran untuk dipahami dan dijalankan, Banyak diantara kita yang sudah qatam Quran, 2 kali, 3kali, 4 kali, bahkan sudah tak terhitung. Namun, ketika pertanyaan saya lebih mengerucut lagi, sudah Qatam terjemahan Al Quran? Akan sangat langka saya menemui orang yang menjawab, Ya saya sudah baca qatam terjemahan Quran  3x, 4x, bahkan tak terhitung. Hehehe itulah fakta..
Ada apa di balik fakta itu? Ya Alhamdulillah, penulis sudah menghatamkan terjemahan AL Quran sebanyak 2x, namun masih banyak isi kandungan Al Quran yang masih tidak dipahami, begitulah bahasa Al Quran, untuk mempelajarinya dibutuhkan rangkaian ilmu, nahfu, saraf, tafsir, hadist, dan kitab-kitab lainnya. Bagaimana dengan diri kita, ya hikmah Al Quran dan kandungan Al Quran merupakan petunjuk yang dijaga kemurniannya hingga kiamat kelak. AL quran menjadi pedomah hidup di dunia dan akhirat. Semua yang terjadi di dunia ini, dari Awal kehidupan manusia, hingga akhir sudah tertulis lengkap.
Seorang guru pernah menerangkan bahwa AL Quran itu ada 3, 1. Al Quran yang sering kita baca dan kita pelajari itu (mushaf Utsmani). 2. Seluruh isi dunia ini, isi alam semesta ini adalah Al Quran, dan 3. Kehidupan kita, dari sebelum lahir, hingga saat ini. Semua itu jika kita pelajari, tidak ada yg bertentangan sedikitpun dengan isi kandungan Al Quran. Itulah kuasa Allah.
Sedikit saya ingin berbagi, Imam Syafii pernah berpesan, ikatlah ilmu dengan menulis. Oleh karena itu, dengan pemahaman yang sedikit dan ilmu yang terbatas, berikut akan saya sampaikan pengalaman saya membaca Tafsir Quran Fi Zhilalil-Quran. Saya kurang paham siapa yang menuliskan dan apakah ini menjadi referensi utama, amannya banyak orang bilang baca tafsir ibnu katsir tetapi sampai saat ini belum bisa mendapatkan pdfnya barangkali ada yang punya, bisa email saya di farisbuditrinugroho@gmail.com.
Al Baqaroh diawali dengan pembagian golongan manusia di dunia ini terdiri dari 3, muslimin, musrikin, dan munafiqin. Janji Allah terhadap 3 golongan itu dan kelakuan di setiap golongan. Awal surat ini (1-123) banyak sekali mengisahkan mengenai kaum yahudi yang menjadi musuh kaum muslimin hingga akhir zaman. Dalam surat ini, kelakuan, cara-cara, tipu daya, niatan-niatan, sifat asli, karakter dan watak orang yahudi diterangkan cukup detail. Apa yang ingin dilakukannya karena kebenciaanya mereka, akan rahman Allah yang diberikan oleh seluruh makhluk, dan rahim yang diberikan kepada umat islam serta, kebencian mereka karena nabi yang dijanjikan dan ditunggu2 bukan dari kaum mereka.
Mereka lupa bersyukur, bahwa Allah sudah sebenarnya sudah memberikan nikmat yang banyak bagi mereka, hingga mereka diberikan makanan yang disiapkan khusus oleh Allah “Manna wa Salwa” tetapi kaum yahudi, kaum munafiqin, kaum zionis tetaplah dengan watak dan karakter mereka. Inilah bukti bahwa mereka memang diberikan kelebihan http://prepperchimp.com/2014/07/22/so-you-want-to-boycott-israel-heres-a-list-of-products-and-services-you-need-to-start-with/Dan itulah yang tetap melekat hingga saat ini, Al Quran bukanlah cerita orang-orang terdahulu, Al Quran merupakan petunjuk dan akan terus relevan dengan kondisi zaman semaju-maju apapun. Semua yang terjadi disekitar kita semua sudah jelas, Cuma cara2nya saja yang berbeda mengikuti perkembangan zaman.
Itulah kaum yang harus benar2 kita waspadai, yang sejatinya seluruh sistem dan sebagian teknologi yang berkembang di dunia ini adalah ciptaan umat yahudi. Bahkan saya mengetik dan mengupload tulisan ini dengan teknologi yang diciptakan oleh umat yahudi. Allah memang memberikan keunggulan bagi kaum yahudi, tetapi ingat itu hanya di dunia.
Kaum Yahudi, ahli kitab ini sebenarnya yang paling dekat dengan agama islam, mereka mengetahui persis isi kandungan Al Quran dan mereka mempelajarinya. Namun, kedengkian dan tertutupnya qalbu mereka yang membuat, mereka merasa angkuh dan tidak mau mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.
Al Quran diawali dengan peringatan-peringatan akan bahaya dan cara-cara yang dilakukan umat yahudi terhadap Islam, AL Quran pun sudah memberikan rambu-rambu dan mengenalkan kita terhadap orang yahudi yang akan selamanya menjadi musuh umat islam. Tetapi seluruh produk dan teknologi yang di ciptakan saat ini, dan sangat melekat dengan kehidupan kita  tidak lepas juga dari pemikiran orang-orang tersebut. Untuk itu, sikap kitalah yang menentukan, setelah kita mengetahui petunjuk Al Quran. Apa yang ingin kita lakukan?
Waulahu A’lam bi showab…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

facebook comments: