10 Persiapan sebelum dan setelah wisuda

By farisbudi
In Artikel
Oct 10th, 2013
0 Comments
802 Views
Saya yakin bahwa seluruh manusia yang dicipatakan Tuhan tentu memiliki potensi dan keunggulan masing-masing. Oleh karena itu, kita harus percaya diri dan senantiasa mencari tahu keunggulan dan potensi yang kita miliki. Masa semester delapan di kuliah dan 3 bulan pasca wisuda adalah titik kritis bagi mahasiswa untuk menemukan jati dirinya.
Tulisan ini saya kontribusikan untuk adik-adik mahasiswa agar siap menghadapi dunia baru paska kampus. Tidak ada kata terlambat untuk memulai Berikut hal-hal yang harus di persiapkan ketika mahasiswa sudah mendekati wisuda:
1.      Kita harus bisa menjawab Pertanyaan-pertanyaan:
Siapa saya? Akan kemana saya setelah kuliah? Kontribusi apa yang ingin saya berikan untuk hidup saya? Dan untuk apa kita hidup di dunia? Akan kemana kita hidup setelah di dunia? Apa jalan yang kita pilih di dunia? Apakah ingin bekerja swasta, menjadi PNS, Guru, berwirausaha, menjadi seniman, menjadi atlet. Semua adalah terserah Anda tidak ada yang menghalangi sedikit pun terhadap cita-cita Anda. Karena sejatinya adalah bukan pekerjaan yang akan menentukan Anda sukses/tidak tetapi bagaimana Anda menjalani pekerjaan tersebut. Hanya saja penulis menyarankan agar Anda memilih pekerjaan yang halal dan barokah. Semua isi pertanyaan tersebut harus ditulis rapi dan ditempelkan di kamar Anda. Intinya adalah milikilah lifeplan, perencanaan hidup sampai mulai pasca kampus, menikah, hingga meninggal.
Semua pertanyaan tersebut harus terjawab tuntas di benak para calon wisudawan.
2.      Lakukan penilaian terhadap dirimu sendiri (SWOT) pada diri sendiri, bisa dengan datang ke jasa psikotest atau meminta pendapat ke teman-teman terdekat. Penulis sangat menyarankan untuk datang ke lembaga yang memang memiliki kapabilitas untuk melakukan test minat, bakat, dan potensi diri. Hal ini perlu dilakukan karena akan sangat berpengaruh terhadap kegiatan pasca kuliah yang akan diambil. Mengetahui dengan baik siapa dirinya secara ilmu psikologi. Biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 250 – 400 ribu. Terlihat banyak memang tapi ini manfaatnya akan sangat terasa.
3.      Cocokan hasil psikotest Anda dengan cita-cita Anda. Jika ada kesesuaian itu sangat bagus tetapi jika memang ada beberapa hal yang bertentangan Anda bisa konsultasikan dengan lembaga karir. Sekarang sudah banyak di kampus jasa konsultasi karir yang disediakan oleh universitas dan swasta (Gratis). Beranilah bertanya dan jujur dengan kondisi Anda agar konsultan dapat memberikan saran-saran yang sesuai.
4.      Jika Anda ingin menjadi entrepreneur mulai sekarang Anda harus sudah mencoba berjualan. Apapun produk Anda, Anda harus belajar menjual. Bisa pulsa, baju, makanan, dll. Pokoknya Anda harus sudah mulai menjual produk. Ikuti forum-forum wirausaha dan bergaulah pada pengusaha-pengusaha. Miliki mentor untuk berwirausaha dan jalani dengan sabar dan konsisten. Bertanyalah pada orang-orang yang sudah sukses berwirausaha. Geluti terus, hingga nanti Anda akan menemukan sendiri akan memilih berwirausaha di bidang apa. Wirausaha pasti pernah rugi. Jadi siapkan mental untuk rugi terlebih dahulu.
5.      Jika Anda ingin menjadi guru atau dosen mulai sekarang ikuti aktifitas mendidik seperti menjadi tentor, menjadi asdos, mengajar di lebaga bimbingan belajar dan sebagainya pokoknya aktifitas yang seirama.
6.      Jika Anda ingin menjadi seniman dan atlet Anda harus sudah memiliki kompetensi yang baik di bidang ini. Minimal Anda pernah menjadi di kejuaraan-kejuaraan tingkat daerah.
7.      Jika Anda ingin bekerja, menurut pemahaman dan pengamatan saya di lapangan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh calon wisudawan.
Berikut ada table yang akan memudahkan Anda untuk memilih level perusahaan yang Anda masuki.
PIlihan
Bekerja di Perusahaan
Internasional
Nasional
Local daerah
IPK
> 3,3
>3,0
>2,5
TOEFL
>550
>500
>450
Organisasi
Harus aktif
Harus Aktif
Sedang2
8.      Anda harus mengukur kemampuan diri Anda sendiri apakah kriteria yang ada pada table tersebut sudah Anda penuhi, jika belum berusahalah mulai sekarang juga. Lakukan perencanaan dengan baik agar pada saatnya nanti Anda bisa mencapai itu semua. Jika persyaratan itu semua sudah dipenuhi tentu akan memudahkan Anda untuk memilih pekerjaan yang Anda geluti. Selain itu, Mulai sekarang beli lah buku-buku psikotest dan latihan soalnya kemudian kerjakan secara rutin, ini akan membantu Anda dalam proses seleksi. Psikotest butuh kecepatan dan ketelitian. Anda mempersiapkan lebih awal, Anda akan bekerja lebih awal juga.
9.      Bertanyalah kepada orang-orang yang sudah menjani profesi-profesi diatas:
Ingin menjadi pengusaha, Anda harus bertanya kepada pengusaha sukses.
Ingin menjadi guru/dosen Anda harus bertanya kepada guru/dosen.
Ingin menjadi atlet/seniman, Anda harus bertanya kepada atlet/seniman.
Ingin bekerja di Pertamina, Anda harus bertanya kepada karyawan Pertamina.
Intinya Anda harus berani bertanya pada apa yang ingin Anda geluti pasca kampus. Tanya mengenai kiat-kiatnya, tips-tipsnya, suka dukanya, dan sebagainya. Dan jika bisa jadikanlah mentor Anda.
10.  Perbanyaklah beribadah sunah, mulai dari puasa senin kamis, sholat dhuha, sholat tahajud, baca alquran dan terjemahannya, besedekah, sholat rawatib. Perhatikanlah orang-orang yang beruntung adalah orang yang dekat dengan Allah SWT. Karena semua urusan sejatinya adalah kehendak Allah, jika Allah berkehendak maka tidak aka nada yang menghalangi jadi ibadah wajib harus tuntas terlebih dahulu baru kemudian menambah ibadah sunah.

Itulah sedikit tips-tips praktis yang bisa anda lakukan sebelum menghadapi dunia pasca kampus yang sangat terbuka atas pilihan-pilihan aktifitas yang ingin anda geluti. Apapun pilihan aktifitas Anda yang penting carilah rezeki yang halal dan barokah karena hidup kita dunia hanya sebentar sejatinya kita akan hidup kekal di Akhirat. Niatkan semua urusan di dunia ini hanya untuk mendapatkan ridho dari Alloh untuk menggapai Surga. Semua jalan sudah jelas tercantum dalam Al-Quran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

facebook comments: